Bridge Construction Competition atau yang sering disebut dengan BCC, adalah suatu ajang kompetisi perakitan jembatan yang terbuat dari stik es krim dengan jumlah tertentu. Dengan bahan utama stik es krim, diharapkan miniature jembatan ini seperti jembatan aslinya yang mampu menahan beban semaksimal mungkin. Sehingga hal ini memacu kreatifitas para peserta dalam kompetisi ini.
Dengan berlatar belakang teknik sipil, maka diadakanlah kompetisi perakitan bangunan sipil dan terlaksanalah Bridge Construction Competition sejak tahun 2007 lalu. Selama 3 tahun, event BCC selalu terlaksana meriah dan tergolong sukses, serta respon peserta dan penonton sangat antusias. BCC ini diadakan selama dua hari. Hari pertama, perakitan jembatan dilaksanakan di kampus D-III Teknik Sipil. Hari kedua, pengujian beban serta hiburan-hiburan yang dilaksanakan disalah satu mall Surabaya. Acara berlangsung meriah, hiburan-hiburan terdiri dari dari pagelaran musik band-band dari D-III Teknik Sipil serta band indie. Disamping itu saat-saat paling menegangkan adalah ketika pengujian beban miniature jembatan peserta. Dimana jembatan-jembatan tersebut akan diletakkan di skavolding dan diberi beban vertical sampai miniature jembatan tersebut runtuh. Maka dari itulah beban maksimal yang mampu ditahan oleh miniature jembatan tersebut.
Peserta yang turut serta dalam kompetisi ini adalah siswa-siswi SMA sederajat Se-Jawa Bali. Dan pemenang BCC 2010 adalah tim dari SMKN 5 Surabaya dengan beban maksimal 360 kg. Dan berikut ini Ketua Panitia 2010 berbagi pengalamannya serta menyampaikan kesan dan pesan selama berlangsungnya event BCC 2010 ini, “Dapat dibilang koordinasi panitia tidak semudah mengkoordinasi acara, diperlukan kerjasama panitia secara menyeluruh. Tidak hanya itu, suka duka dalam event BCC 2010 ini adalah ketika H-1 pelaksanaan yang mendaftar hanya 15 tim, tetapi hal itu dapat diatasi kerena setelah itu tim-tim lainnya langsung menyusul mendaftar. Saya sangat senang bisa berkontribusi dalam event ini. Banyak hal yang saya dapatkan, bisa bekerjasama dengan teman-teman, metode yang saya pakai untuk mengkoordinasi ternyata diterima dengan baik oleh teman-teman sehingga menimbulkan spirit bagi saya. Pesan saya untuk peserta, keluarkan kreatifitas kalian dan tetap sportif dalam kompetisi ini. Dan untuk panitia, tetap kompak dan koordinasi kegiatan sebaik mungkin Karena itu sangat penting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar